Tampilkan postingan dengan label All About Love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All About Love. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Oktober 2011

"Sang Pemuja (kisah pribadi)"

Ini adalah penggalan kisah cintaku selama 5 tahun terakhir, ada banyak momen yang terlewatkan di FF ini karena terlalu panjang jika kutulisakan semuanya. Inilah ceritaku, aku yang memang pantas disebut sang pemuja, 5 tahun yang lalu aku kenal seorang cewek dari sahabat aku, nama panggilan dia o*a. Saat itu aku masih SMA kelas 3 dan o*a masih duduk di bangkus SMP kelas 3. Dua bulan berlalu, aku dan o*a hanya berkomunikasi via handphone karena saat itu aku masih takut untuk berdekatan sama cewek. Selama smsan aku berhasil dibuatnya sadar, aku yang belum pernah merasakan cinta, aku yang tadinya brutal, anak punk, gelandangan, pemabuk berat, jadi doyan sholat dan meninggalkan minuman keras.

Beberapa lama kemudian o*a yang semakin penasaran sama aku akhirnya memaksaku untuk ketemuan. Aku cukup kaget kenapa dia sampai memaksaku? Padahal di otak ku sama sekali ga ada niat buat ketemu dengannya. Entah udah berapa kali o*a memaksaku tetapi aku selalu menolaknya dan akhirnya suatu hari saat jam istirahat sekolah, o*a datang ke sekolahku berdua sama temen sekolahnya cewek juga. Dengan sedikit paksaan dari temen-temen sekolah akhirnya aku dengan malu-malu melangkah keluar gerbang sekolah dan ketemuan sama o*a. Sumpah waktu itu perasaan aku campur aduk keringet keluar semua, kesan pertama ketemu o*a, dia cantik, tampak manis dengan bando warna hijau yang mengkias rambut poninya. Tentang o*a yang kuketahui dari perkenalan via handphone itu, aku tau dia anak baik, berbakti kepada orang tua, rajin sholat, baik lah pokoknya, terbukti dia bisa membuatku menjadi rajin sholat. Setelah ngobrol banyak sama o*a dan temennya, o*a pamit pulang dan akupun kembali masuk ke kelas yang kebetulan jam istirahat telah usai.

Pulang sekolah hujan deras dan akupun neduh di parkiran sekolah, tiba-tiba o*a sms ngajak ketemuan. Kali ini ajakan dia langsung aku sanggupi, setelah hujan reda kami kembali bertemu di tempat yang sama. Kami langsung tancap gas menuju ke lembah kampus UGM, disana kami banyak berbagi cerita sampai o*a meneteskan air mata, ini pertama kalinya aku melihat air mata cewek. Belum sempat aku bertanya apa arti air mata itu, hujan turun lagi dan kami mencari tempat untuk berteduh, di gedung pusat UGM. Disanalah aku tau semua kisah hidupnya, terutama tentang kisah cintanya. Aku hanya bisa menghiburnya dengan bertingkah seperti manusia bodoh, mungkin karena aku sendiri ga bisa ngasih masukan buat diriku sendiri dan tentunya aku juga belum pernah merasakan cinta, hal itu terasa asing buatku waktu itu.

Setelah hari itu o*a  memanggilku aa’ mungkin karena o*a  masih keturunan sunda, begitu pula denganku, aku memanggilnya adek karena aku asli keturunan darah jawa. Suatu hari sepulang sekolah aku sama sahabatku pergi ke warnet, sepulang dari warnet sahabatku mengajakku lewat depan rumah o*a tanpa sepengetahuan o*a. Bulan selanjutnya aku sama o*a hanya berkomunikasi via handphone, mungkin karena lama ga ketemu aku selalu ingin bertemu dengannya. Akhirnya o*amemperbolehkan aku untuk datang kerumahnya, dirumahnya aku ngobrol banyak sama o*a, kenal sama ibunya, kakaknya, eyangnya dan mbak dewi anak kost yang kost dirumah eyangnya soalnya rumah o*a sama rumah eyangnya bersebelahan. Setelah itu aku jadi sering datang kerumahnya, tiap datang dan pulang aku selalu jabat tangan ibu dan kakaknya. Mungkin karena o*a  merasa telah mengenalku, o*a ceritakan semua hal tentang hidupnya sampai keadaan keluarganya. 

Ini adalah bulan ke empat, empat bulan ini telah membuatku merasakan perasaan yang lebih dalam, yups, aku cinta o*a. Tetapi apa yang harus ku perbuat? O*a udah punya cowok, tapi berkat saran dari sahabatku aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanku ini. Alhasil aku ditolaknya secara kasar dan menyakitkan, bodohnya aku karena seorang aa’ telah mencintai seseorang yang telah dianggapnya adek sendiri. Penolakan ini masih teringat dengan jelas di kepalaku, selain aku dikata-katain, o*a juga mendatangkan cowoknya yang akhirnya aku perang mulut dengannya. Cowoknya langsung pergi saat ibunya o*a tau ada dia, mungkin karena ibunya o*a kurang suka sama cowoknya, o*a pernah cerita tentang hal ini. Setelah itu aku lost contact beberapa lama dan valentine telah tiba, aku ngasih kado parsel coklat yang ku tinggal di depan pintu rumahnya saat o*a ga ada dirumah. Entah dari mana akhirnya dia tau kalau kado itu pemberian dariku dan dia mengucapkan happy valentine ke aku setelah o*a pulang jalan sama cowoknya.

Suatu saat aku di pantai parangtritis sama temen-temen reuni SMP, tiba-tiba o*a hubungi aku lagi dengan memanggil namaku bukan aa’ lagi, aku pun langsung inget dengan rasa sakit hati itu disaat aku udah bisa melupakan perasaan cintaku ke o*a. O*a sms bilang dia di rumah sendirian ngeluh maag nya kambuh sementara ibunya berada di bali dan dirumah sepi ga ada siapa-siapa, aku langsung tancap gas menuju rumah o*a  dari parangtritis meninggalkan acara reuni, walaupun harus menempuh dari jogja selatan hingga jogja utara. Ditengah jalan hujan deras membuatku berhenti sejenak, saat neduh mbak dewi nelpon bilang kalo o*a ga ada dirumah, aku yang semakin khawatir langsung melanjutkan perjalanan ke rumah ova. Sesampainya di rumah o*a, aku langsung masuk kerumahnya dan dia memberiku handuk dan minuman hangat. Mungkin karena suasana, dia duduk disebelahku dan menyandarkan kepalanya dibahuku, akupun memeluknya.  Setelah kakaknya pulang kerumah, aku segera pamit pulang.

Aku sama o*a kembali akrab, hal inilah yang membuat perasaan itu datang kembali. Sebulan kemudian aku coba buat mengungkapkannya kembali dan ditolak lagi. Beberapa hari kemudian aku dapet kabar kalau o*a punya cowok baru. Aku mulai menyadari, mungkin o*a menghubungi aku disaat dia merasa sepi dan mungkin juga aku hanya dimanfaatin aja sama o*a. Aku yang galau dengan amarah berkecamuk langsung beli minuman keras dan meninggalkan sholat, bahkan aku menjadi lebih gila dari sebelumnya.

Selama jauh dari o*a aku ketemuan sama mbak dewi, aku tahu darinya ternyata o*a sempat memendam perasaan yang sama denganku tapi karena waktu itu o*a punya cowok, o*a lebih menghargai perasaan cowoknya, coba kalau aku bisa sedikit bersabar pasti o*a udah jatuh dipelukanku. Aku tahu dari mbak dewi kali ini ova jomblo, saat ini kurang lebih setahun setelah aku sama mbak dewi ngobrol di warung burjo itu. Saat o*a ulang tahun, aku memberinya kado boneka kelinci dan dia sangat senang dengan pemberianku itu. Mulai nanya kabar dan kegiatan masing-masing, aku sama o*a kembali sering smsan dan kali ini o*a terlihat memberiku peluang. Aku pun langsung mengambil peluang itu, aku jadi sering bolos sekolah dan melupakan materi ujian akhir, ternyata oh ternyata aku masih ditolaknya.

Aku pun lulus sekolah dan lanjut di perguruan tinggi ternama di jogja, UGM. Sedangkan o*a lulus SMP dan lanjut di sekolah favorit juga, o*a diterima disekolah itu juga karena dukunganku yang sebelumnya o*a dipaksa ibunya buat masuk ke sekolah yang ga diinginkan o*a. Seperti halnya yang telah berlalu, aku coba deketin dan deketin lagi tiap ada peluang tetapi selalu gagal dan akhirnya perasaan itu selalu menghantui aku. Dia selalu datang disaat aku udah lupa, kemudian dia seolah memberiku peluang (aku bisa membedakan bukan karena hanya perasaanku saja) dan berakhir ditolak, begitulah seterusnya hingga terhitung 9x penolakan selama 2 tahun.
Ultah dia yang ketiga terhitung dari pertama aku kenal o*a (tiga tahun mengenal o*a), aku memberinya gelas mug dan ado lainnya. Saat datang kerumahnya aku iseng nanya apa dia lagi jomblo apa ga (trauma sampai 9x), ternyata o*a jomblo dan lagi nyari pacar. Aku mulai punya pemikiran buat mengungkapkan perasaan itu kembali, aku pergunakan waktu itu dengan maksimal, aku kerja part time jaga warnet cari duit buat beli cincin sepasang, kali ini aku pengen mengungkapkan perasaanku dengan romantisme. Bolos kuliah jemput dia pulang dari sekolah, maen kerumahnya kalau sama-sama ada waktu luang dan dia pernah juga datang ke kost ku bawa makanan buatku (selama kuliah aku kost di deket rumah o*a).

Dua bulan berlalu dan kami masih baik-baik saja bahkan o*a pernah memanggilku “sayang”, inilah yang kali ini membuatku semakin yakin dengannya. Aku akhirnya nyari cincin ditemenin sama temen band ku (Junita vocalis band ku waktu itu). Seminggu sebelum aku datang kerumahnya, aku telah membuat janji dengan o*a dan o*a pun menyanggupinya masih dengan kata-kata mesra kadang juga dengan puisi. Dua hari sebelum hari H ova sms aku bilang kalau ada kakak kelasnya SMP sering sms o*a ngomongin aku padahal aku ga kenal siapa dia, orang itu selalu ngomongin perasaanku ke o*a selama mengenal o*a. Aku bilang ke o*a jangan hiraukan orang itu, aku juga ngomong kalo saat ketemu nanti aku mau ngomong sesuatu ke o*a, o*a pun menanggapinya dengan serius yang membuatku semakin yakin.

Hari H telah tiba, hari itu malem minggu dan aku dengan bangganya datang kerumah o*a dengan membawa cincin itu. Sesampainya di rumah ova, bukannya disambut baik malah o*a ngenalin cowok barunya ke aku, air mataku langsung menetes waktu itu tetapi langsung ku lap dengan lengan bajuku. O*a bilang kalau aku sama orang yang sms-sms o*a itu kerja sama dan o*a nganggap kalau aku ini ember, seolah aku nyuruh orang itu buat meyakinkan o*a tentang perasaanku ke dia sebelum aku mengungkapkannya. Belum sempat menjelaskan, o*a dan cowok barunya beserta temen-temennya pergi meninggalkan aku. Aku langsung duduk lemas dipinggir jalan depan rumah o*a, terlihat mbak dewi dan ibunya o*a melihat kearahku. Aku langsung membuang cincin sepasang itu didepan rumahnya lalu pergi kerumah sahabatku, temen deket saat sekolah. Dijalan aku meneteskan air mata, sesampainya dirumah sahabatku aku langsung tertidur.

Setelah penolakan yang ke 10x kali itu, aku benar-benar menjadi pecandu alkohol dan rokok pun sehari bisa empat bungkus yang biasanya sebungkus aja bisa 2 hari, IPK menurun dan aku jarang ke kampus, parah dan menjadi lebih parah. Frustasiku itu aku mulai mencari cewek lain buat pelampiasan berkat saran dari temen deketku di kampus, aku dikasih nomor cewek yang bener-bener cantik dan sexy. Kedekatanku dengan cewek itulah yang membuat perjakaku hilang padahal hubungan pun ga jelas, alkohol dan rokok selalu mengisi kekosonganku, begitu seterusnya.
Malam hari setelah setahun menghilang dan akupun udah ganti nomor hape tiba-tiba ada sms masuk bilang “Hey ini aku o*a, ini nomor baruku, save ya?”. Oh my god! Dari mana dia tau nomor hape baruku? Maunya apa nih cewek? Datang dan pergi seenaknya sendiri. Aku cuekinpun tetep aja o*a  sms ngirim sms panjang banget yang isinya dia disakitin lagi sama cowok. Mulai deh timbul rasa simpati sama o*a dan aku selalu berhasil membuatnya tenang dan tersenyum walau cuma lewat telpon O*a jadi sering hub aku, entah lewat hp maupun Friendster setelah o*a  memberiku alamat friendsternya (saat itu belum musim facebook/twitter), langsung aku download foto-foto di friendsternya dan ku jadikan wallpaper laptop. Singkat cerita seperti sebelumnya aku masih ditolak, bedanya aku ga pernah ketemu o*a, nembak pun via handphone dan ditolak via handphone juga. Kali ini aku ga merasakan sakit hati sama sekali, mungkin karena memang udah setahun ga ketemu. Selama setahun kedepannya aku sampai ganti pacar 4x, ternyata aku ga jelek-jelek banget tapi kenapa cuma o*a yang ga bisa luluh? What ever lah. Walau aku gonti-ganti pacar, mereka berhasil membuatku kembali sadar dan akhirnya IPK kembali naik menuju rata-rata.

Setahun kemudian setelah penolakan yang ke 11 itu tepatnya setahun yang lalu o*a hubungi aku lagi, kali ini lewat facebook yang aku add dari sahabatku waktu sekolah dulu. Awalnya iseng ngeadd malah dijadiin tempat curhat lagi, dia curhat tentang cowoknya yang ga pernah perhatian gara-gara pacaran jarak jauh dan satu jam sehabis chat o*a sms nanya kabar dan lain-lain. Paginya o*a sms ke aku bilang kalau dia putus sama cowoknya itu, dia ngasih alamat facebook dan passwordnya ke aku buat diganti soalnya mantannya tau password facebooknya o*a, ternyata mantannya o*a ini cakep beda banget sama aku pantes aja aku ga pernah diterima. Kebaikanku itu membuat kami akrab lagi seperti saat pertama kenal dulu.

Tiga minggu kemudian saat aku online ternyata dia juga online, iseng aku menyapanya malah dia bilang lagi nangis dan akhirnya ngajak aku ketemuan malamnya. Aku yang lagi bokek langsung minjem duit ke sahabatku saat sekolah buat jalan sama o*a, dan malamnya aku jemput o*a dirumahnya. Hampir dua tahun ga ketemu ternyata dia makin cantik dan sekarang dia udah pinter dandan. Ibunya heran saat melihatku tiba-tiba nongol lagi, aku sapa dan minta ijin keluar berdua sama o*a, hampir 5 tahun kenal baru sekali ini jalan bareng berdua, huff. Sesampainya di sebuah cafe o*a langsung curhat tentang mantannya yang aku anggap sangat ganteng itu, aku pun langsung ngasih nasehat seperti yang aku lakukan disetiap curhatannya (sampai hafal nih). Setelah selesai curhat o*a bilang mau ikut liburan ke bali sama ibunya satu setengah sebulan lagi sekalian tahun baruan di bali, tetapi o*a ga ada temen soalnya itu acara orang tua semua dan akhirnya o*a ngajak aku, akupun menyanggupinnya yang kebetulan saat itu aku baru aja lulus kuliah dan ga ada kegiatan. Pulang dari cafe ternyata aku malah ga keluar duit sama sekali, dia yang bayar, sukurlah tau aja kalau lagi bokek.

Paginya o*a update status facebook "Haruskah aku bilang cinta? datanglah kepadaku, hatiku senang bila kau hadir untuk ku", langsung deh aku kepedean padahal belum tentu status itu buat aku. Abis itu o*a update status lagi bilang "pengen cepet2 di bali sama dia", aku like deh tuh status. Selama 2 minggu aku sama o*a  sering smsan, sering juga aku ngasih nasehat ke o*a  sampai-sampai dia update status "ak suka cowok yang cerewet dan suka ceramah". Setelah update status itu dia sms nyuruh aku komentar di foto barunya yang ternyata dia potong rambut, ya Allah cantik banget dia, ingin rasanya aku membelai rambut barunya itu. Tetapi tiga hari kemudian o*a membatalkan acara tahun baruan di bali bareng aku gara-gara keluarganya dari medan ga jadi datang. Memang  kecewa rasanya, tapi mau gimana lagi? Padahal semua udah ku siapkan termasuk rencana mau nyanyiin lagu ciptaanku khusus buat dia. Dan ini adalah lirik lagu yang harusnya ku nyanyikan buat o*a kalau jadi ke bali :
And you
Tonight I'm alone.
Given all that has happened.
I want everything back.
Dream has gone.
Maybe it has to end
Or I will keep waiting.
and I swear, I will die here.
if you don’t come here and give me your lips.
Reff :
and you always make me cry.
and you always make me smile.
and you always make me angry.
coz my heart is your heart.
If you know.
I will be patient and waiting for you.
I just want you to understand.
I will never be tired.
Waiting for you to come to me.
come and wake me from this nightmare.
and I swear, I will die here.
if you don’t come here and give me your lips.
Back to reff ;
I'm not an angel heart.
but I always keep when you're a sleep.
Maybe I never could.
Makes you feel the perfection of love.
but I will, I will always be there when you get hurt
coz my heart is your heart.
Back to reff ;

Tepat pergantian tahun 2010-2011, aku duduk sendirian di pojok alun-alun selatan Yogyakarta. Sambil menatap meriahnya kembang api dan romantisme dua pasang kekasih yang duduk tepat didepanku, aku sms o*a ngucapin selamat tahun baru dan ga dia balas hingga sekarang. Pertemuan di cafe itu menjadi yang terakhir, aku ganti nomor hape dan facebook dia aku remove dari friendlistku. Mungkin cinta memang ga bisa dipaksakan, menjelang tahun baru 2012 aku hanya berharap bisa meraih cita-cita dan membahagiakan orang tuaku yang selama ini keinginan mereka terlupakan karena sosok o*a, selamat tahun baru 2012.

"antara cinta dan kerelaan untuk kehilangan"



Kita harus saling memaafkan.” Begitulah akhirnya. Kata-kata yang sudah beberapa kali. aku tahu, untuk melakukannya, kurasa kita akan sama-sama kesulitan. Tetapi apalagi, setelah kita sama-sama tidak searah, setelah tidurku yang tak akan pernah bisa nyenyak ini.

Kau benar, barangkali, inilah jalan satu-satunya. Kau tak bisa meninggalkan orang terkasihmu dan lingkungan yang selalu memberimu tempat ternyaman. Mungkin lebih baik kau kehilangan yang satu ini yang hanya membuang waktumu dari pada kau kehilangan banyak.

Aku mencintaimu. Aku ingin memberi yang baik buatmu. Aku tak mau didustai dan tak mau dicurigai. Kita sama-sama keras kepala dan egois. Aku selalu merasa bodoh dan mungkin saja Kau merasa terancam dan diteror tiap kali aku menyapamu.... Apa boleh buat, kita sama-sama memiliki satu hal yang berbeda. Aku tak suka dicuekin,. Dan kau tak bisa meninggalkan apa pun untukku. Tentu lebih ringan kehilangan satu dari pada yang banyak itu.

Tapi bagiku, kehilanganmu adalah kehilangan segalanya. Kupikir kau juga sesekali merasa rindu.. mungkin dengan puisi-puisi dariku yang selalu kau anggap sebuah gombalan semata..
Tapi begitulah hidup.. Aku cengeng dan kau begitu tegas. Kupikir segalanya akan baik-baik saja. Ternyata aku lebih banyak kekurangan dari pada kelebihanku. Jadi maafkan aku jika pernah mencintaimu..

Mungkin saja kita di suatu malam.. sedang menatap bintang yang sama, di tempat yang berbeda dengan rasa yang lain pula.. Sebab aku begitu mencintai bintang dan selalu ingin meraihnya..
Aku menyayangimu.. Maka aku tak ingin mengganggumu lagi.. Sebab kita tak bisa hidup melulu dalam kesal dan benci.. dan kau lebih memilih melupakan semua perihal tentang aku.. melupakan hal-hal konyol yang pernah kita lewati, hal-hal yang belum sempat kita lakukan, hal-hal yang masih menjadi impian, hal-hal yang barangkali belum tercatat.
malam ini, seperti malam-malam lalu.. aku sendiri dengan seluruh kerelaan yang kumiliki..

"Perbedaan cinta dan nafsu, feel this!!"



Ada sepasang kekasih yang sedang BBM'an :

cowok  : cintaaaaaaaaaaaa
cewek  : apa say?
cowok  : udah ma'em cahur blum?
cewek  : ini lagi macak ama mama
cewek  : ayank udah cahur ?
cowok  : beloooon 
cowok  : aq kan nunggu kamu slesai cahur na 
cewek  : koq belon sich
cewek  : entar ayank chakiet 
cewek  : klo ayank chakit kan aq cediiiiiiiiih lho

cowok  : aqyu pingin dimasakin ama qamyu
cewek  : macakan qyu kan ga enaaak
cowok  : ah masa 
cewek  : beneraaaan
cowok  : aq ga boleh yach icip~icip 
cewek  : apa yang mau di~icip~icip 
cowok  : masakan buatan mu 
cewek  : entar kamu bilang masakan qu ga enak
cowok  : klo ayank yang masak pasti farah quinn lewat
cewek  : makacih cintaaaa

cowok  : cintaaaaaaaaaaaaaa
cewek  : apaaaaaaaaaaaaaaaaaa
cowok  : macakan mu ga gosong kan
cewek  : tuh kan kamu jaad
cewek  : masakan qu dbilang gosong
cewek  : jaaaaad
cowok  : huaaaaa...jangan marah cin
cowok  : beib kan jago macak na
cewek  : ah yang benar
cewek  : awas klo bilang macakan ku ga enak s
cowok  : demi TUHAN macakan buatan cinta lezat 


setelah 30 menit berlalu...

cewek  : yank
cowok  : what's up beib?
cewek  : aqu mau cahur dulu ya
cewek  : ayank juga cahur ya
cowok  : iya ini udah cahuuur
cewek  : jaad nya
cewek  : kamu cahur duluan
cowok  : aduh yank jangan ngambeq donk
cowok  : aqu disuruh sahur ama bonyok q
cewek  : koq ga bilang~bilang sich
cowok  : kamu kan lagi masak cahur 
cowok  : aqu ga tega kamu sedih 
cowok  : maka nya aqu diam aja
cewek  : co cweeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet
cewek  : kamu baik cekali
cewek  : klo githu aq cahur dulu ya
cowok  : met cahur ayank
cewek  : met cahur too

>>sang cewek  pun sahur dan sang cowok  pun tertidur karena kekenyangan

azan subuh pun berkumandang dengan memakai TOA 700 HP di mesjid sebelah
sang cewek  pun mengirim BBM 

cewek  : cholat cubuh ayank
cewek  : entar dimarahi malaikat lho


10 menit berlalu 
cewek  : idih mana nich si ayank
cewek  : yank
cewek  : AYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANK 
cewek  : kamu kemanaaaaa?
cewek  : koq aq dicuekin sich
cewek  : blz donk BBM na
cewek  : pasti tidur ga sholat subuh


10 menit berlalu cewek  merasa jengkel akhir nya tertidur dan lupa akan sholat subuh

pukul 07.00 , tempat di kos si cowok 
sang cewek  mengunjungi kos si cowok 

cewek  : kamu tadi ga blz BBM q yach
cowok  : maav yank
cowok  : aqu ketiduran nunggu kamu sahur 
cewek  : pasti ga sholat
cowok  : enggak donk
cowok  : aq kan sedang ibadah 
cewek  : ibadah?
cewek  : kan kamu ga sholat tapi tidur
cewek  : mana ibadah nya?
cowok  : kata Bapak Udstadz, tidurnya orang puasa itu adalah ibadah yank
cewek  : yang benar
cowok  : benar koq yank
cewek  : aqu baru tau lho
cowok  : sekarang udah tahu kan
cowok  : klo gitu kita ibadah bareng yuks
cewek  : boleh juga 
cewek  : tapi ibadah apaan ?:confused
cowok  : ibadah tidur bareng 
cewek  : dapat pahala ga?
cowok  : dapat pahala donk
cowok  : malah pahala nya 27 derajad soalnya ibadah berjamaah
cewek  : tapi jangan macam~macam ya
cowok  : enggak kan niat nya "IBADAH"

dan 1 menit pakaian mereka berdua berserakan di lantai kos si cowok  


dan 5 menit kemudian

cowok  : enak yank
cewek  : enak 
cowok  : jangan khawatir
cowok  : ini bukan dosa soalnya ini IBADAH TIDUR BERJAMAAH dan tidur nya orang puasa adalah IBADAH
cewek  : kita masuk surga donk
cowok  : INSYA ALLAH masuk surga
cewek  : klo gitu kita sering~sering aja ibadah bareng biar masuk surga


Co:ayank
Ce:apa say?
Co:kamu sayang ama aq kan?
Ce:iyaaaa...
Ce:aq cayaaaang qmu
Co:klo sayang ke aq mana bukti nya?
Ce:gmn buktiin nya say
Co:boleh ya pegangan tangan mu klo jalan
Ce:ih...mau nya pegang" 
Co:tuh kan kamu ga sayang ke aq
Ce:aq sayang kamu koq
Co:boleh berarti
Ce:iya boleh
Co:senangnya 
Co:kamu ternyata sayang ama aq
Co:klo gitu kita gandengan tangan ya
besoknya

Co:ayank
Ce:apa say?
Co:kamu sayang ama aq kan?
Ce:iyaaaa...
Ce:aq cayaaaang qmu
Co:klo sayang ke aq mana bukti nya?
Ce:nich kita kan lagi gandengan tangan
Co:itukan kemarin
Co:boleh ya cun kamu
Ce:ih...dasar MESUM 
Co:tuh kan kamu ga sayang ke aq
Ce:aq sayang kamu koq
Co:boleh berarti
Co:kamu ternyata sayang ama aq
Co:klo gitu kita cun" ya

besoknya

Co:ayank
Ce:apa say?
Co:kamu sayang ama aq kan?
Ce:iyaaaa...
Ce:aq cayaaaang qmu
Co:klo sayang ke aq mana bukti nya?
Ce:nich kita kan lagi cun"
Co:itukan kemarin
Co:boleh ya pegang" dada kamu
Ce:ih...MESUM" 
Co:tuh kan kamu ga sayang ke aq
Ce:aq sayang kamu koq
Co:boleh berarti
Ce:iye dah
Ce:demi ayank tercinta
Co:kamu ternyata sayang ama aq
Co:klo gitu ku pegang ya
Ce:jangan lama" megangnya
Co:iya bentar aja koq say
Ce:jangan ampe diliat orang
Co:trust me honey

besoknya

Co:ayank
Ce:apa say?
Co:kamu sayang ama aq kan?
Ce:iyaaaa...
Ce:aq cayaaaang qmu
Co:klo sayang ke aq mana bukti nya?
Ce:ih,masak blum puas ciiii
Ce:yawdah kmu boleh megang 
Co:itukan kemarin
Co:boleh ya pegang" ML kamu
Ce:ih...MESUM" 
Ce:ga boleh
Ce:aq kan masih virgin
Co:tuh kan kamu ga sayang ke aq
Co:aq akan bertanggung jawab koq ama kamu
Co:i SWEAR U MY BELOVED HONEY
Ce:beneran?
Ce:serius?
Ce:awas boonk
Co:aq kan ga pernah ngeboongin qmu
Co:trust me
Ce:iya dah aq mau
Ce:aq sayang kamu koq
Co:boleh berarti?
Ce:demi kamu aku rela koq
Ce:demi ayank tercinta
Co:kamu ternyata sayang ama aq
Co:klo gitu kita ML ya

selang beberapa hari si Ce mulai mencari" ayank tercinta nya
karena tidak ketemu akhirnya si Ce menelpon ayank tercinta nya
nomor yang anda tuju tidak aktif ato berada di luar jangkauan

Ce:ih,aneh 

nomor yang anda tuju tidak aktif ato berada di luar jangkauan
nomor yang anda tuju tidak aktif ato berada di luar jangkauan

Ce:koq ga bisa dihubungin sich
Ce:ayank angkat donk

nomor yang anda tuju tidak aktif ato berada di luar jangkauan
nomor yang anda tuju tidak aktif ato berada di luar jangkauan

Ce:ayank mana???
Ce:angkat donk
Ce:jangan" ayank ninggalin aq
Ce:tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak





“Adakah telapak tanganmu berkeringat, hatimu berdebar kencang dan suaramu tersekat di dadamu? Itu bukan Cinta, itu SUKA.

Adakah kamu tidak dapat melepaskan pandangan mata darinya? Itu bukan Cinta, itu NAFSU.


Adakah kamu menginginkannya karena kamu tahu ia ada di sana? Itu bukan Cinta, itu KESEPIAN.


Adakah kamu mencintainya karena itulah yang diinginkan semua orang? Itu bukan Cinta, itu KESETIAAN.


Adakah kamu tetap mengatakan kamu mencintainya karena kamu tidak ingin melukai

hatinya? Itu bukan Cinta, itu BELAS KASIHAN.


Adakah kamu menjadi miliknya karena pandangan matanya membuat hatimu melompat? Itu bukan Cinta, itu TERGILA-GILA.


Adakah kamu memaafkan kesalahannya karena kamu menjaga perasaannya? Itu bukan Cinta, itu PERSAHABATAN.


Adakah kamu mengatakan padanya bahwa setiap hari hanya dia yang kamu pikirkan? Itu bukan Cinta, itu DUSTA.


Adakah kamu rela memberikan semua hal yang kamu senangi untuk kepentingan dirinya? Itu bukan Cinta, itu KEMURAHAN HATI.


Tetapi…


Adakah kamu tetap bertahan karena kesakitan dan kegembiraan yang membutakan dan tak terpahami … menarikmu mendekati dan tetap bersamanya? ITULAH CINTA.


Apakah kamu menerima kesalahannya karena itu bagian dirinya apa adanya?

Jika demikian, ITULAH CINTA.


Adakah kamu tertarik dengan orang lain tapi setia dengannya tanpa penyesalan?

Jika demikian, ITULAH CINTA.


Adakah kamu menangis karena kesakitannya walaupun saat itu dia kuat?

ITULAH CINTA.


Adakah hatimu sakit dan hancur ketika dia bersedih?

ITULAH CINTA.


Adakah hatimu gembira ketika dia berbahagia?

ITULAH CINTA.


Adakah matanya melihat hatimu dan menyentuh jiwamu begitu mendalam sehingga menusuk hatimu? Yang demikian itulah namanya CINTA